Papua Sebagai Destinasi Wisata Hijau di Indonesia

Papua Sebagai Destinasi Wisata Hijau di Indonesia – Papua, salah satu provinsi terbesar di Indonesia ini banyak sekali memiliki potensi wisata yang terkenal hingga ke dunia internasional. Bukan hanya potensi wisata baharinya, wisata hijaunya juga cukup indah untuk di nikmati.

Sumber Gambar: https://hot.liputan6.com/

Banyak sekali orang yang ingin mengunjungi Papua, tak terkecuali saya. Keindahan alam yang alami memancing keinginan untuk berkunjung kesana, namun jangan sampai keindahan ini yang telah tuhan ciptakan dirusak sendiri oleh mahluknya. Untuk itu melalui artikel ini saya akan menulis bagaimana berwisata secara Eco Friendly Travel bersama EcoNusa Foundation agar Papua Tetap Hijau.

Hutan Papua, Selamatkan Dunia!

Sebelum menjelaskan tentang wisatanya, mari saya jelaskan bahwa adanya hutan di Papua dapat menjaga suhu dunia. Saat ini hutan Papua masih berkisar 70% dari luas wilayah dengan berkurangnya hutan hutan di Kalimantan dan Sumatera, Papua menjadi harapan untuk menekan laju suhu bumi yang tiap tahun semakin tinggi.

Pada saat ini kenaikan suhu dunia dapat mencapai hingga 1°C akibat revolusi industri yang semakin tinggi dan jika hal ini terus berlanjut makan diakhir abad 21 kenaikan suhu bumi akan meningkat hingga 3°C. Lalu mampukan manusia menghadapinya? Oleh sebab itu menjaga kelestarian hutan sangat penting guna menekan laju tingginya kenaikan suhu dan Papua merupakan wilayah yang memiliki hutan yang masih banyak mari kita jaga!

Papua Sebagai Destinasi Wisata Hijau

Banyak sekali tempat wisata hijau yang bisa kalian kunjungi ketika ke Papua, lalu apa saja? berikut Blogsteguh berikan beberapa tempat wisata hijau di Papua yang mungkin akan dikunjungi jika kesana:

1. Wisata ke Taman Nasional Lorentz

Sumber Gambar: https://www.tribunnews.com/travel

Taman Nasional Lorentz merupakan salah taman nasional terluas di Indonesia, saking luasnya taman nasional ini berada di 10 kabupaten di Provinsi Papua. Pada taman nasional ini memiliki berbagai jenis ekosistem mulai padang rumput, rawa, pantai, hutan hujan hingga pegunungan alpine yang diatasnya terdapat puncak jaya, puncak tertinggi di Asia Tenggara.

Disini banyak sekali keanekan ragaman jenis satwa dan tumbuhan, setidaknya ada beberapa jenis satwa yang telah teridentifikasi di sana yaitu 630 jenis burung, dengan kurang lebih 70% burung yang ada di Papua dan  123 jenis mamalia.

Selain keaneka ragaman hewan pada Taman Nasional Lorentz juga ada tujuh kelompok etnis manusia di Papua yang semuanya hidup sesuai tradisi sejak ribuan tahun yang lalu. Jika kalian ingin berkunjung kesini, waktu terbaik antara bulan Agustus hingga Desember. Pada bulan segini kalian berkesempatan  melihat berbagai jebis burung di Danau Habbema di dataran tinggi Habema Valley atau mengunjungi desa-desa Asmat dan jangan lupa juga untuk berkunjung ke Lembah Baliem dan temukan budaya khas seperti mumi dan perdagangan, dan gaya pakaian tradisional penis koteka yang unik bagi orang-orang suku Dani.

2. Mendaki Bukit Tengku Wiri atau Bukit Teletubbies 

Sumber Gambar: www.travelingyuk.com

Jika naik Puncak Jaya terlalu sulit untuk dilakukan, bukit wiri ini mungkin bisa sebagai alternatif selain mudah di jangkau disini juga relatif aman. Bukit ini sendiri terletak di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibhu, Jayapura.

Wiri berarti gunung dalam bahasa setempat, namun karena hamparan rerumputan hijau bukit ini juga biasa disebut bukit teletubbies. Dari atas bukit juga bisa melihat langsung danau sentani yang indah, apalagi akses untuk menuju puncak sudah diperbaiki menjadi tempat ini layak dikunjungi jika berkunjung ke Papua.

Akses menuju puncak Bukit Tungku Wiri sekarang sudah lebih baik. Pengunjung memang mengincar puncak bukit tersebut karena dari sana, terhampar indahnya pemandangan Danau Sentani. Seorang pengunjung Bukit Tungku Wiri, Simon, akses jalan dan anak tangga menunju puncak bukit sudah dibangun dan diperbaiki.

3. Menikmati Kopi Papua

Nah jika ke Papua sepertinya ngopi langsung di tempat asalnya sepertinya akan lebih nikmat ya, meski tak sepopuler kopi luwak atau gayo, kopi papua tampaknya hal yang wajib di coba terlebih bagi kalian para pecinta kopi. Karena ditanam diatas ketinggian jadi sebagian besar kopi di papua berjenis arabika. Banyak sekali jenis kopi seperti kopi wamena dan kopi tiom. Rasanya pun berbeda beda karena ditanam di ketinggian yang berbeda. Jadi mau ngopi dengan saya di Papua?

Gimana? masih banyak tempat wisata hijau di Papua yang mungkin bisa kita kunjungi dan ingat berliburlah tanpa merusak ya!

EcoNusa Foundation Buat Hutan di Papua semakin Hijau

EcoNusa Foundation merupakan Organisasi non-profit yang bertujuan mengangkat pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan di Indonesia dengan memberi penguatan terhadap inisiatif-inisiatif lokal.

Untuk itu, EcoNusa mendorong pembangunan dan pengembangan kapasitas kelompok masyarakat madani, bekerja sama dengan mereka untuk mengembangkan strategi untuk advokasi, kampanye, komunikasi dan pelibatan pemangku kepentingan. EcoNusa juga mempromosikan dialog antar pemangku kepentingan untuk makin mengembangkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan sekaligus juga untuk mengangkat keadilan, konservasi, dan transparansi. Yayasan ini resmi berdiri sejak 21 Juli 2017 dan berbasis di Jakarta.

Share
Mar 21, 2020 - Posted by Blogsteguh - 1 Comment
Seorang Blogger yang merangkap menjadi Engineer dari kota Pontianak, Kadang ngeselin kadang Ngangenin. Suka? Email aja ke Blogteguhs@gmail.com

One Response to “Papua Sebagai Destinasi Wisata Hijau di Indonesia”

  1. Siti Mustiani berkata:

    Cantik banget Papua dan selalu mempesona, terlebih keindahannya juga membantu kehidupan dunia tertutama hutannya, semoga kita semua selalu dapat menjaganya dengan baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.