5 Ide Menyusun Resolusi Finansial Bagi Milenial

Awal tahun 2019 biasanya disibukkan dengan berbagai perencanaan. Mulai dari perencanaan keuangan, perencanaan target tahunan, hingga resolusi-resolusi lainnya. Ya meskipun masih ada kredit hp di tahun sebelumnya yang belum lunas, menyusun resolusi finansial di awal tahun menjadi bukti bahwa kamu serius untuk berubah lebih baik di tahun ini.

Sebelum menyusun resolusi finansial tahun 2019, ada baiknya lakukan evaluasi terlebih dahulu dari tahun sebelumnya. Kira-kira perhitungkan apa saja pos yang paling besar anggarannya dan pos yang bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan sama sekali pada tahun 2019.

Menyusun resolusi finansial bagi milenial tidak sulit kok. Perencanaan ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan aset yang dimiliki tapi juga mengantisipasi segala kemungkinan ekonomi terburuk di masa depan.

1. Rencanakan target secara nyata dan terukur

Orang yang memiliki mimpi akan hidup lebih terarah. Beda dengan orang yang tak memiliki mimpi, karena ia tak memiliki arah yang jelas dalam menjalani hidup.

Begitu juga dalam menentukan resolusi finansial 2019. Rencanakan target dengan jabarkanmenjabarkannya secara nyata. Misalnya tahun ini kamu punya mimpi untuk memiliki smartphone terbaru untuk mendukung pekerjaan kamu.

Selain itu bisa juga dengan mendeskripsikan keinginan kamu. Punya tabungan Rp50 juta di akhir tahun, t. Target umroh tahun 2020, atau target lain yang memang sudah jelas dalam bayangan. Bukan lagi resolusi finansial yang general seperti menabung tiap bulan tanpa ada tujuan yang jelas.

2. Kalkulasi kemampuan finansial dengan target yang ditetapkan

Langkah kedua ini juga tak kalah penting. Seperti istilah jangan sampai besar pasak daripada tiang,. Artinya jangan merencanakan target terlalu tinggi tanpa ada kemampuan yang jelas secara finansial.

Misalnya punya pendapatan perbulan Rp5 juta tapi punya target bisa membeli mobil seharga Rp100 juta dalam satu tahun.

Kecuali jika punya langkah-langkah lain untuk mencapai target tersebut dengan melakukan pekerjaan sampingan. Melipatgandakan pendapatan bisa dilakukan dengan berbagai cara dan usaha, yang jelas harus terukur dan terencana dari awal agar tidak berujung sia-sia.

3. Saatnya berinvestasi

Selain mencari usaha sampingan dengan berdagang atau melakukan pekerjaan tambahan, k. Kamu juga bisa mulai berinvestasi. Tak perlu modal besar untuk berinvestasi. Kamu juga bisa mulai berinvestasi dengan sederhana, misalnya dengan memberikan modal pada pengusaha UMKM dengan pembagian pendapatan yang jelas.

Selain bisa membantu pertumbuhan UMKM, kamu juga bisa memanfaatkan dana atau tabungan agar bisa lebih berkembang.

Jika punya tabungan yang cukup, bisa juga mulai berinvestasi melalui saham, reksadana, menabung logam mulia dan lain sebagainya. Yang perlu diingat, semakin besar keuntungan yang didapatkan maka akan semakin besar juga risiko yang dihadapi. Jadi, bijak dan cerdas lah dalam menentukan investasi yang hendak dipilih.

4. Tren hidup minimalis dan belajar menentukan prioritas

Generasi milenial kini mulai mengikuti trensaat ini sudah ada arah untuk hidup minimalis atau hidup sederhana. Mulai banyak generasi muda yang tidak lagi berorientasi pada merek melainkan pada fungsi dan kualitasnya.

Semakin banyak yang sadar juga bahwa barang bukan dilihat dari harga tapi dari fungsinya. Tren ini sangat baik karena mereka belajar untuk menentukan mana yang paling prioritas dan mana yang paling dibutuhkan.  

5. Memulai usaha sejak muda

Selain investasi, memulai usaha sejak muda merupakan salah satu cara untuk belajarpembelajaran bagaimana caranya mengatur keuangan. Apalagi di era digital saat ini hampir banyak kesempatan untuk memulai usaha dengan modal ringan. Misalnya saja seperti menjadi seorang dropshipper.

Hanya dengan bermodalkan menggunakan smartphone, kamu saja sudah bisa belajar untuk memulai usaha tanpa harus repot membuat barang atau mengolah dagangan. Yang diperlukan adalah keterampilan menjual secara digital.

Langkah ini menjadi salah satu cara jitu untuk membantu mewujudkan resolusi finansial di tahun 2019. Tidak mengganggu pekerjaan utama dan bahkan bisa dilakukan saat waktu luang tanpa harus keluar rumah.

Untuk memaksimalkan kegiatan berbisnis online, sebaiknya kamu membedakan Nah, supaya tidak bingung dan bisa membedakan antara smartphone pribadi dengan smartphone untuk bisnis. Sebagai modal awal,, kamu bisa memulai dengan kredit hp lewat Kredivo dengan bunga yang ringan.   

Untuk memiliki akun di Kredivo cukup daftar melalui aplikasi yang bisa diunduh lewat Google Play Store maupun App Store. Syarat utamanya sudah berusia minimal 18 tahun, punya penghasilan tetap minimal Rp3 juta perbulan dan berdomisili di wilayah Jabodetabek, Kota Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Pulau Bali, Malang, Makassar, Yogyakarta, Solo, Cirebon, dan Sukabumi.Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, atau Makassar.

Keuntungan kredit hp lewat Kredivo bisa beli hp dengan dua opsi pembayaran. Pertama, bayar dalam waktu 30 hari tanpa bunga. Kedua, opsi cicilan dengan bunga ringan hanya 2,95% saja perbulan. Tenornya juga sangat fleksibel mulai dari 3, 6 sampai dengan 12 bulan dengan kredit limit sampai dengan Rp30 juta.

Mau pilih hp yang Rp1 jutaan juga bisa kok. Ya cukup lah kalau buat online doang. Kalau beruntung lagi ada flash sale barang lainnya, kamu bisa pilih banyak barang dalam satu keranjang. Yang penting minimal terkumpul dengan total total Rp1 juta. Simple deh ajukan belanja dengan bunga ringan lewat Kredivo.

Bukan cuma itu aja lho. Lewat Kredivo kamu juga bisa bayar berbagai macam tagihan dalam satu aplikasi. Misalnya bayar telepon, beli pulsa, bayar listrik, beli token listrik sampai booking tiket pesawat secara langsung. Kadang-kadang liburan kan gak bisa ditunda. Liburan aja dulu, biar nanti Kredivo yang bayarin.

Manfaat lain yang bisa kamu dapetin dari Kredivo adalah pinjaman tunai. Lewat aplikasi Kredivo kamu bisa mengajukan pinjaman mini maupun pinjaman jumbo.

Pinjaman mini itu adalah pinjaman dengan jumlah minimal Rp500 ribu dan dibayar dalam waktu 30 hari. Sedangkan pinjaman jumbo lebih besar, mulai dari Rp1 juta dengan bunga rendah 2,95% perbulan. Selama sisa kredit kamu masih ada, kamu masih tetap bisa menggunakannya untuk kedua jenis pinjaman ini.

 Jadi, kamu bisa mewujudkan resolusi finansial kamu dalam waktu yang relatif lebih singkat asalkan ada kemauan. Jalannya bisa lewat menabung, investasi dan berjualan. Soal modal, bisa gunakan aja dulu layanan kredit dari Kredivo. Menarik bukan?

Share
Feb 11, 2019 - Posted by Blogsteguh - No Comments
Seorang Blogger yang merangkap menjadi Engineer dari kota Pontianak, Kadang ngeselin kadang Ngangenin. Suka? Email aja ke Blogteguhs@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.