Menikmati Indahnya Kota Sarawak dalam Sehari

Menikmati Indahnya Kota Sarawak dalam Sehari – Pagi itu matahari bersinar terang dan tak terasa sudah 5 hari saya di Sabah, saatnya saya dan para Blogger Indonesia untuk kembali. Bukan kembali kerumah masing-masing ya gaes melainkan untuk melanjutkan ke kota lain di belahan Malaysia, kota tersebut adalah Sarawak.

Menikmati Indahnya Kota Sarawak dalam Sehari

Waktu sudah menunjukan pukul 9 pagi, Pak Jun sudah berada di lobby hotel untuk mengantarkan kami kembali ke bandara, waktu terasa begitu cepat keseruan selama 5 hari di Sabah segera berakhir namun sudah menunggu keseruan lainnya di Sarawak. 15 menit telah berlalu kami akhirnya sampai di bandara Internasional Kinabalu untuk selanjutnya terbang ke Kuching tentunya masih menggunakan pesawat Air Asia yang nyaman itu ya.

Imperial Riverbank Hotel, Hotel tempat kami menginap selama di Sarawak

Selang beberapa lama akhirnya kami mendarat dengan aman di Bandara Internasional Kuching, waktu yang ditempuh dari Sabah ke Sarawak dengan menggunakan pesawat Air Asia ini sekitar 1 jam 30 Menit. Di ruang kedatangan kami telah di sambut oleh Jeng Ana (guide kami selama di Sarawak) setelah memasukan barang bawaan, kamipun diantar Jeng Ana menuju ke Hotel tempat kami menginap.

Kami akan menginap di Imperial Riverbank Hotel, disana sudah menunggu Pak Kevin dari Sarawak Travel. Imperial Riverbank Hotel sendiri terletak tepat di jantung kota Kuching, tepatnya di jalan Tunku Abdul Rahman sangat dekat sekali dengan Waterfront Kuching, sungguh tempat menginap yang sangat menyenangkan. Di hotel ini saya dan teman-teman Blogger Indonesia akan tinggal selama 2 hari. Fasilitas yang kami dapatkankan disini sangatlah banyak mulai dari makan pagi hingga wifi yang sangat kencang. Pelayanan disini juga 24 Jam, jadi kapanpun kami butuh pihak hotel siap melayani kami.

Plesir Kampung Melayu

Kek Lapis, Kue paling diburu di Kampung Melayu

Sesampainya kami di hotel, kami langsung diajak Bang Dodon untuk pergi ke kampung melayu, yang letaknya di seberang hotel tempat kami menginap, untuk kesana kami menggunakan perahu dengan membayar 1RM perorang. Dikampung ini banyak penjual yang menjajakan barangnya mulai dari penjual cinderamata khas Sarawak hingga penjual ikan asin namun yang terkenal dari kampung melayu ini adalah penjual Cake lapisnya (Kue Lapis) banyak para wisatawan yang kesini untuk membeli kue lapis. Senja telah tiba, sudah saatnya kami bergegas untuk kembali ke hotel karena jadwal makan malam sudah menanti kami.

Penjual Ikan Asin di Kampung Melayu, Kuching

Makan malam di Top Spot Seafood

Dihotel teman-teman yang tidak ikut ke Kampung Melayu sudah menunggu di lobby, tak terkecali Jeng Ana yang juga telah duduk cantik di lobby. Setelah semuanya berkumpul kamipun pergi menuju tempat makan tersebut yang rupanya terletak tidak jauh dari kami menginap hanya butuh waktu 10 menit berjalan kaki dari hotel. Jika kalian cari menggunakan waze atau google map, Top Spot Seafood ini dekat dengan Hotel Pullman serta tidak jauh dari Waterfront Kuching.

Sampai disana saya kira tempat makan ini seperti rumah makan atau cafe, karena kalau dari bawah terlihat sepi namun setelah sampai diatas sudah sangat penuh dengan para pengunjung. Tempat ini lebih tepatnya seperti foodcourt yang menjual berbagai macam seafood.

Ok! kembali lagi ke makanan yang akan kami santap disini, satu demi satu hidangan sudah tersedia di meja kami, mulai dari tumis pakis, sotong masak kecap, kepiting asam pedas, ikan rempah, udang goreng, sup kepiting telah siap di serbu kami. Pecinta seafood wajib mengunjungi tempat ini, banyak menu unik yang tersedia disini seperti Ocien (Oyster Cien) dan Ikan mentah umai. Semua menu disini sangat fresh dan kehalalan makanan juga sangat terjaga. Setelah selesai menyantap menu yang tersedia di meja, kamipun kembali ke Hotel untuk berisitrahat.

Malam yang Sendu di Waterfront Kuching

Suasana Malam di Kuching Waterfront

Setelah pulang dari Top Speed Seafood, sebenarnya kami harus kembali ke Hotel untuk beristirahat. Namun sayang rasanya jika ke negara orang tidak mengexplore kehidupan malamnya, nah saya dengan beberapa teman Blogger Indonesia tidak langsung pulang ke hotel namun berkeliling dulu di Waterfront Kuching, disini banyak kedai-kedai makanan yang tersedia tak hanya itu juga tersedia stand oleh-oleh khas Kuching dan suara pengamen yang “ngetem” mengiringi malam kami di waterfront Kuching. Kawasan sepanjang kurang lebih 900 meter ini, juga dilengkapi dengan banyak tempat duduk serta yang kerennya terdapat Wifi Public gratis. Pada saat sore kalian juga bisa berkeliling sungai dengan menggunakan Sarawak River Cruise.

Gedung Dewan Undangan Negeri Sarawak, Foto Dari Kuching Waterfront

Waterfront Kuching sendiri merupakan landmark dari kota Sarawak dengan backgrund gedung Dewan Undangan Negeri Sarawak atau bisa disebut gedung MPR nya Sarawak. Anda bisa dikatakan belum ke Sarawak jika tidak singgah kesini. Malam telah larut saatnya saya dan teman-teman Blogger Indonesia kembali ke Hotel untuk beristirahat karena besok sudah ada jadwal lain yang menunggu kami.

Itulah keseruan sehari di kota Kuching, sebenarnya banyak lagi tempat yang bisa kalian kunjungi jika kalian memiliki waktu lebih seperti ke Sarawak Cultural Village, China Town, Musium Kuching dll. Semoga tulisan ini saya bermanfaat bagi kalian yang ingin ke Sarawak. Terima kasih!

Share
Oct 12, 2017 - Posted by Blogsteguh - 2 Comments
Seorang Blogger yang merangkap menjadi Engineer dari kota Pontianak, Kadang ngeselin kadang Ngangenin. Suka? Email aja ke Blogteguhs@gmail.com

2 Responses to “Menikmati Indahnya Kota Sarawak dalam Sehari”

  1. dari baca blog teman-teman famtrip kemarin, aku menyimpulkan Sabah sepertinya kota yang tenang dan sejuk. Semoga saja bisa diajak ke Sabah seperti kalian 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *