Film My Generation, Film Tentang Realita Anak Jaman Sekarang

Film My Generation, Film Tentang Realita Anak Jaman Sekarang –  Saat ini pergaulan remaja sudah sangat memprihatinkan, mungkin faktor paling utama menurut saya adalah kemajuan teknologi yang terlalu cepat dan hal itu ditambah kurangnya peran orang tua dalam memberikan pengawasan serta edukasi. Seperti contoh nyata di kota saya Pontianak, kemarin sempat heboh dimana sekelompok anak menggunakan baju dengan gambar yang kurang senonoh di Car Free Day, setelah ditanya arti dari gambar tersebut mereka tidak tahu apa artinya. Mereka berdalih itu cuma nama Kelompok mereka, padahal dalam gambar terpampang jelas kalau gambar tesebut mengandung unsur vulgar. Sebenarnya hal ini bisa saja tidak terjadi, dan tidak menjadi buah bibir masyarakat hingga di kecam oleh pemerintah kalau saja orang tua dari sekelompok anak tersebut bisa mencegah dan memberikan edukasi jika gambar yang ada di bajunya itu tidak layak untuk di gunakan. Namun nasi telah menjadi bubur, semua telah terjadi. Sekarang tinggal menjadikan pelajaran, jangan acuh tak acuh dengan tingkah laku anak apalagi anak remaja yang masih mencari jati diri, masih dalam masa pubertas jika tidak di kontrol dengan baik bisa saja mereka terjerumus di pergaulan yang tidak baik dan akhirnya membuat para orang tua nya sendiri menjadi malu.

Pemeran Film My Generation

Nah kali ini saya memberikan informasi tentang sebuah film yang layak di tonton bagi orang tua, bagaimana realita anak jaman sekarang yang di tampilkan dalam film ini, dan mungkin bisa menjadi bahan referensi orangtua dalam mendidik anaknya.

Sinopsis Film My Generation

Film My Generation bercerita tentang persahabatan empat anak SMU, Zeke, Konji, Suki dan Orly. Diawali dengan gagalnya mereka pergi liburan karena video yang mereka buat berisi protes kepada sekolah, guru dan ortu mereka menjadi viral di sekolah mereka.

Keempatnya tidak berdiam diri begitu saja, dan justru selama masa dihukum itu mereka mengalami beragam kejadian dan petualangan yang memberi mereka pelajarn hidup yang berarti.

ZEKE: pemuda pemberontak tapi sangat setia kawan, yang ternyata memendam sesuatu dalam hatinya. Zeke merasa kedua orang tuanya tidak mencintainya dan tidak menginginkan keberadaannya. Untuk menyembuhkan luka yang dipendamnya, Zeke harus berani mengkonfrontotasi orang tuanya dan membuka pintu komunikasi yang selama ini terputus diantara mereka.

ORLY: sebagai perempuan yang kritis, pintar dan berprinsip dan ia sedang dalam masa pemberontakan akan kesetaraan gender dan hal-hal lain yang ‘melabeli kaum perempuan. Salah satunya keperawanan. Orly berusaha mendobrak dan menghancurkan label-label negatif yang sering diberikan kepada perempuan. Diluar itu Orly bermasalah dengan ibunya yang single parent, yang sedang berpacaran dengan pria yang jauh lebih muda. Bagi Orly gaya hidup sang ibu tidak sesuai dengan umurnya.

SUKI: sebagai perempuan paling cool diantara teman-temannya. Selayaknya anaka muda ada umumnya Suki memiliki krisis kepercayaan diri yang berusaha ia sembunyikan. Tetapi krisis kepercayaan dirinya semakin besar seiring dengan sikap orang tuanya yang selalu berpikiran negatif padanya.

KONJI: sebagai pemuda yang polos dan naif, tengah mengalamai dilema dengan masa pubertasnya, ia merasa di tekan oleh aturan orangtuanya yang sangat kolot dan over protective. Hingga ada satu peristiwa membuatnya shock. Hal itu membuat kepercayaannya pada orang tuanya hilang dan konji balik mempertanyakan moralitas orang tuanya yang sangat kontradiktif dengan semua peraturan yang mereka tuntut terhadap Konji.

Keempat remaja yang sedang dalam masa pencarian jati dirinya itu menemukan banyak pelajaran hidup yang ga diajarkan di sekolah formal lewat petualangan mereka. Namun dibalik keceriaan remaja ada kisah-kisah dan rasa yang dipendam dalam batin karena kurangnya dukungan dari orang terdekat. Padahal seharusnya orang tua sebagai orang paling dekat mendampingi fase remaja yang membahayakan ini.

Sang Sutradara Mbak Upi mengajak kita semua baik single, calon orangtua maupun para orang tua untuk melihat realita yang ada dalam film My Generation yang sebenarnya sudah banyak kita temui di kehidupan nyata, bagaimana masa remaja sangat rentan menerima pengaruh dari dunia luar jika tidak ada bimbingan dari orang tua atau sebaliknya jika terlalu dikekang dan diunderestimate terus menerus.

Berikut Video Trailer dari Film Ini

Bagaimana? sudah tidak sabar? mari kita tunggu film yang rencananya akan tayang 9 November ini. Terimakasih!

Share
Oct 28, 2017 - Posted by Blogsteguh - No Comments
Seorang Blogger yang merangkap menjadi Engineer dari kota Pontianak, Kadang ngeselin kadang Ngangenin. Suka? Email aja ke Blogteguhs@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *