Mau Cepat Kaya? Harus Pandai Memanfaatkan Kesusahan Orang Lain

Mau Cepat Kaya? Harus Pandai Memanfaatkan Kesusahan Orang Lain –┬áSeperti judulnya, jika anda ingin cepat kaya, maka memanfaatkan kesusahan orang lain menjadi salah satu caranya. Ini sejalan dengan teori ekonomi persediaan dan permintaan. Ketika persediaan tetap dan permintaan naik, maka harga akan naik. Ketika persedian turun dan permintaan tetap atau naik, maka harga akan naik. Harga naik artinya keuntungan kita berambah. Ketika persediaan tetap dan permintaan turun maka harga akan turun, oleh karena itu jika kita membeli aset yang bagus ketika harga sedang jelek maka kita akan mendapatkan untung lebih bahkan ketika menjual di harga pasar. Jika kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari, hal ini kerap terjadi.

Ilustrasi Uang – Sumber Gambar : Freepik.com

  • Ketika akhir tahun, banyak orang yang ingin berlibur. Maka banyak yang membutuhkan hotel, sedangkan persediaan hotel tetap. Sehingga harga kamar hotel naik. Secara tidak langsung hotel telah mengambil keuntungan dari orang yang kesusahan mencari kamar.
  • Ketika terjadi kelangkaan gas elpiji disuatu daerah yang berakibat pembeli sulit membeli gas, maka harga gas elpiji akan naik untuk mengimbangi permintaan yang ada.
  • Ada seseorang yang menjual rumah dengan cepat karena butuh uang. Harga wajar 300 juta, namun diberikan diskon 50 juta. Maka, sudah pasti anda akan mengambil harga beserta diskon tersebut menjadi 250 juta. Artinya secara tidak langsung anda telah memanfaatkan kesulitan seseorang yang membutuhkan uang cepat dengan menjual rumah.
  • Orang yang kepepet akan membayar lebih untuk produk atau layanan. Misal harga tiket 1 hari sebelum keberangkatan menjadi lebih mahal ketimbang harga tiket 1 bulan sebelumnya. Maka untuk mereka yang kepepet, maka ia akan rela membayar mahal untuk alasan yang urgent, misal orang tua sakit.

Para miliarder di dunia juga pandai memanfaatkan kesulitan orang lain. Untuk mendapatkan keuntungan besar, yang harus dilakukan adalah membeli aset dibawah harga pasar atau harga wajar. Contohnya seperti orang yang menjual rumah dengan murah karena butuh uang. Miliarder membeli saham perusahaan dengan murah dan kemudian suatu hari akan menjualnya ketika harga perusahaan di nilai sudah wajar. Ibaratnya membeli perusahaan dengan nilai 1000 dengan harga 600. Baru beli saja sudah untung 400. Bagaimana itu bisa terjadi? Jawabannya adalah ketika sedang terjadi krisis ekonomi, banyak pihak yang mungkin membutuhkan uang dengan cepat dan akhirnya menjual sahamnya pada harga berapapun juga. Ketika terjadi kepanikan pasar, dapat terjadi orang langsung menjual apa yang dimilikinya berapapun harganya. Ketika pasar sedang takut, maka sedikit yang berani membeli akhirnya harga akan terus turun karena yang ingin membeli sedikit. Krisis adalah peluang yang mengambil keuntungan dari orang yang sedang kesusahan, takut dan panik.
Salah satu contoh miliarder tersebut adalah Carlos Slim, salah satu orang terkaya di dunia dan sempat menjadi orang terkaya di dunia.

Menurut Carlos Slim, pada tahun 1981 ia membeli Cigatam produsen rokok terbesar kedua di Mexico dengan harga murah. Pada tahun 1982 ketika Mexico sedang mengalami krisis hutang dan banyak yang berusaha keluar dari pasar saham, Slim melakukan hal sebaliknya dan membeli perusahaan-perusahaan. Ia mendapatkan untung dari orang yang menjual sahamnya di harga murah. Strategi Slim adalah membeli aset dengan harga murah dan kemudian menjualnya ketika harganya menjadi normal kembali.

Refrensi : https://en.wikipedia.org/wiki/Carlos_Slim

Share
Feb 11, 2017 - Posted by Blogsteguh - 4 Comments
Seorang Blogger yang merangkap menjadi Engineer dari kota Pontianak, Kadang ngeselin kadang Ngangenin. Suka? Email aja ke Blogteguhs@gmail.com

4 Responses to “Mau Cepat Kaya? Harus Pandai Memanfaatkan Kesusahan Orang Lain”

  1. rezkypratama says:

    ketika kesusahan orang lain jadi berkah
    #ehh

  2. butuh strategi dan komitmen yang kuat untuk ini …

  3. Ada ayat quran yg artinya: “Sesungguhnya di dalam kesulitan itu ada kemudahan”. Nah, mungkin maksudnya kemudahan bagi orang lain, sedangkan yg kesusahan, tetap saja galau. Sungguh bermanfaat dan berkah ya orang2 yang susah itu. Betapa tidak, ia bisa dimanfaatkan untuk orang yg ingin meraih kesenangan. Susah sungguh menjadi berkah buat orang lain.

  4. rezkypratama says:

    orang2 dibikin susah, terus harga dinaikin,,dijamin kaya…abis itu didemo,wjwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *