Kampanye ANTI Merokok dari Blogger Pontianak dan Kemenkes RI

Kampanye ANTI Merokok dari Blogger Pontianak dan Kemenkes RI – Kemenkes RI mengajak para Blogger Pontianak untuk mengampanyekan anti merokok melalui tulisan, hal tersebut dilakukan dengan cara melakukan acara Temu Blogger Kesehatan dengan tema “Menuju Indonesia Sehat” di Ruangan Meranti Hotel Mercure, Pontianak. Acara tersebut juga dihadiri oleh Bpk. H. Sutarmidji, SH., M.Hum (Wali Kota Pontianak), Bpk. Andy Jap (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat), Ibu Lily S. Sulistiowaty (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular), Bpk. Sidiq Handanu Widyono (Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak), Bpk. Drg. Oscar Primadi, MPH (Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat) serta 30 peserta dari Blogger Pontianak.

Dalam acara ini Walikota Pontianak, Bpk. Sutarmidji yang sangat konsen mengempanyekan STOP merokok dengan melarang setiap pegawai negeri di Kota Pontianak untuk merokok saat jam kerja, beliau juga sering sidak ke rumah sakit di kota Pontianak untuk melihat kondisi yang ada. Berkat kerja keras bang midji (sebutan walikota Pontianak) Peningkatan IPM khususnya dibidang kesehatan jadi melesat tinggi dimana pada tahun 2007 berada di posisi 125, namun berkat kerja kerasnya, Kota Pontianak ditahun 2013 naik ke peringkat 23.

Sekilas Tentang Rokok di Indonesia

WHO menyebutkan Indonesia menempati urutan ketiga dunia dalam hal konsumsi merokok. Di Indonesia jumlah perokok mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat dari data Riskesdas 2013, Perilaku merokok penduduk 15 tahun keatas cenderung terus meningkat dari 34,2 persen tahun 2007 menjadi 36,3 persen pada tahun 2013 yang merata di seluruh provinsi. Selain itu berdasarkan data yang sama, 61% dari total kematian disebabkan oleh penyakit tidak menular yakni, Kardiovaskular, Kanker, Diabetes, dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Pengendalian tembakau di Indonesia begitu mendesak dan selayaknya menjadi upaya bersama masyarakat, karena tanggung jawabnya ini melibatkan lintas sektor. Indonesia sendiri adalah satu diantara 5 negara produsen tembakau terbesar di dunia yang menyumbang pada produksi sebanyak 7,5 ton tembakau bagi konsumsi global setiap tahunnya. Dengan memperkuat upaya pengendalian tembakau, dapat mencegah anak-anak maupun remaja untuk memulai merokok. Masyarakat, termasuk kalangan menengah ke bawah pun seharusnya tak mendapat kemudahan akses terhadap rokok. Hal ini dikarenakan, banyak masyarakat kurang mampu yang menjadi konsumen rokok, yang seharusnya uang tersebut digunakan untuk membeli makanan sehat.

Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2014 Indonesia menunjukkan, prevalensi perokok anak usia 13-15 tahun sebesar 20,3% dan yang terpapar asap rokok di rumah sebesar 57,3%. Selanjutnya, 60,7% melihat iklan promosi rokok di toko dan 62,7% melihat perokok di TV, video atau film serta 7,9% pernah ditawari rokok oleh sales. Namun dilain pihak, 70,1% melihat pesan berhenti merokok/ anti merokok di media dan 71,3% berfikir untuk berhenti merokok karena Peringatan Kesehatan Bergambar.

Saat ini perokok kadang sering melupakan betapa bahaya nya aktivitas yang ia lakukan, meski kampanye anti merokok juga sangat sering dilakukan tapi kebiasaan yang tidak baik ini tetap masih melekat, itulah efek candu yang diberikan rokok. Saat dijelaskan tentang bahaya merokok tak sedikit yang membantahnya “rokok mati, ndak merokokpun mati” “Kakek-kakek disana perokok masih sehat juga sampai sekarang” dll. Nanti mereka baru akan menyesal jika sudah kesehatannya terganggu akibat merokok. Selain itu, efek rokok juga buruk bagi lingkungan sekitar, perokok pasif malah sangat beresiko terpapar penyakit. Marilah hidup sehat dengan mulai sedikit demi sedikit untuk berhenti merokok, pikirkan juga keluarga buat lingkungan sehat untuk hidup lebih baik.

Itulah postingan tentang Kampanye ANTI Merokok dari Blogger Pontianak dan Kemenkes RI, semoga bermanfaat, sekali lagi ayo #STOPMEROKOK hidup #GERMAS.

Share
Dec 30, 2016 - Posted by Blogsteguh - 3 Comments
Seorang Blogger yang merangkap menjadi Engineer dari kota Pontianak, Kadang ngeselin kadang Ngangenin. Suka? Email aja ke Blogteguhs@gmail.com

3 Responses to “Kampanye ANTI Merokok dari Blogger Pontianak dan Kemenkes RI”

  1. Tyo says:

    Mantap guh, osah ngerokok

  2. Maman says:

    Aseek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *